Pemkot Ambon Bergerak Perlambat Laju Inflasi Melalui GNPIP

Indonesia Indah News

KABARTERKINI.NEWS— Pemerintah Kota Ambon mengelar operasi pasar dalam mendukung gerakan nasioanal pengendalian inflasi pangan (GNPIP) Kota Ambon.

Dari hasil pantaun media ini turut hadir penjabat walikota Ambon sekertaris Kota Ambon, perwakilan bank indonesia, Bulog, Dandim 1504, pengadilan Kota Ambon.

“Hari ini Pemerintah Kota Ambon mengelar operasi pasar dalam rangka menekan laju inflasi di Kota Ambon,” ungkap Penjabat Walikota Bodewin Wattimena.

Wattimena mengaku, inflasi di Kota Ambon ini termasuk yang tinggi di Indonesia.

Inflasi ini dipengaruhi oleh berbagai hal dan salah satu kebijakan Pemerintah hari ini adalah gerakan nasional bersama di Kota Ambon dan Ada banyak hal yang akan kita lakukan termasuk kegiatan pasar murah.

“Kegiatan pasar murah ini dilakukan dengan tujuan untuk kita menjaga kestabilan harga komoditi atau pangan di pasar selain itu juga kami akan memberikan subsidi untuk angkutan para pelaku usaha yang mensuplai barang dari luar ke Kota Ambon itu nanti akan kita lakukan dengan memperhitungkan segala sesuatu dengan baik tetapi yang pasti Pemerintah Kota Ambon mendukung kebijakan pemerintah pusat terlebih dalam kami berupaya untuk menekan laju inflasi di Kota Ambon,” ungkapnya.

Oleh Karena itu, ada banyak komoditi pangan yang mempengaruhi inflasi dan karena itu yang kita lakukan hari ini kita akan menjual kebutuhan pangan di pasar untuk apa untuk menstabilkan harga di pasar.

“Kemarin kami sudah berapa beberapa kali dengan seluruh stakeholder dalam rangka melakukan upaya-upaya konkret untuk menekan laju inflasi di Kota Ambon,” jelasnya.

Wattimena berharap, semua stackeholder dapat menjaga harga pangan di Kota Ambon sekaligus untuk membantu masyarakat.

Karena harga-harga pangan naik akibat selain akibat daripada kurangnya stok yang masuk ke Kota Ambon tetapi juga sebagai akibat dari kenaikan harga bahan bakar minyak yang mempengaruhi transportasi.

“Kegiatan operasi pangan di Kota Ambon lakukan tiga hari berturut-turut di pasar merdika dan pasar batu merah selanjutnya akan kita pindah di pasar yang lain yang ada di Kota Ambon Akhirnya saya mau sampaikan nanti sama-sama kita akan ke lokasi untuk melakukan operasi pasar,” pungkasnya

Untuk diketahui, rincian harga barang pada operasi pasar yang dipimpinan Penjabat Walikota sebagai berikut: Satu rak Rp 55.000, Beras premiun Rp 50.000,Bawang putih Rp 23.000, bawang merah Rp 22.000 Minyak goreng Rp 13.000 Sayur kangkung dan sawi Rp 5000.*** TASYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.