Selain Ziarah ke TMP Kapahaha, Kapolda Tabur Bunga Di Perairan Teluk Ambon

Kabar Daerah Militer News Polri dan TNI
This image has an empty alt attribute; its file name is tabur.jpg

KABARTERKINI.NEWS– Mengormati jasa para pahlwan, Kapolda Maluku, Irjen Pol. Royke Lumowa pimpin langsung ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kapahaha, dan tabur bunga di dermaga Direktorat Polairud serta Teluk Ambon.

Ziarah makam diawali pemberian penghormatan kepada jasad para pahlawan, oleh Kapolda diikuti peserta upacara. Wakapolda Maluku Brigjen Pol Teguh Suwarno, para pejabat utama dan personil Polda Maluku serta wakil ketua Bhayangkari daerah Maluku Ny. Wulan Teguh Sarwono, dan pengurus daerah Bhayangkari Maluku ikut serta.

Usai berziarah, rombongan dibawa pimpinan mantan Kakorlantas Polri itu, bergerak menuju markas Ditpolair, untuk melanjutkan tabur bunga di dermaga Ditpolair dan perairan Teluk Ambon. Tabur bunga di Teluk Ambon menggunakan Kapal Polisi (KP) Teluk Ambon dan sejumlah kapal polisi.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Mohamad Roem Ohoirat mengatakan, ziarah dan tabur bunga ini sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan maupun melaksanakan tugas negara.

“Kegiatan ini selain rangkaian memperingati hari Bhayangkara ke 73 juga sebagai bentuk penghormatan dan mengenang jasa para pahlawan yang gugur memperjuangkan NKRI. Karena mereka kita bisa menikmati kemerdekaan saat ini dan kita tidak boleh melupakan jasa serta pengabdian mereka,”kata Ohoirat, usai pelaksanaan kegiatan tersebut, Rabu (3/7).

Menurut Ohoirat, ziarah dan tabur bunga merupakan kegiatan rutin yang laksanakan seluruh jajaran kepolisian termasuk Polda Maluku. Baik hari-hari besar maupun saat ulang tahun Polri. Tujuannya selain mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang telah rela mengorbankan jiwa raganya untuk negara, tetapi juga untuk menanamkan jiwa patriotisme dan semangat berkorban bagi setiap anggota Polri dalam menjalankan tugasnya setiap hari.

“Tantangan tugas Polri kedepan akan semakin kompleks, sehingga semangat perjuangan dari para pahlawan itu harus dimplementasikan dalam menjawab tantangan tugas tersebut. Perjuangan saat ini bukan lagi medan pertempuran, melainkan perjuangan untuk kemajuan bangsa dan harus melakukan hal yang positif, disetiap tugas kita,” ujar Ohoirat.

Juru bicara Polda Maluku itu berharap, dengan bertambahnya usia korps Bhayangkara ini, maka setiap personil dituntut untuk bersikap profesional, modern dan terpercaya (Promoter) dalam melayani masyarakat.
“Kita harus selalu kedepankan sikap Promoter untuk mengayomi agar memperoleh kepercayaan masyarakat dan terciptanya keamanan nasional, termasuk di Maluku ini,”imbuhnya.

Disinggung soal belum dilaksanakannya upacara peringatan HUT Bhayangkara ke-73, mantan Kapolres Maluku Tenggara itu mengaku, pihaknya tetap akan melaksanakan upacara hanya saja waktu ditunda.”Upacara hari Bhayangkara setiap tahun tetap diperingati pada 1 Juli, namun untuk tahun ini peringatannya diundur dan akan dilaksanakan 10 Juli nanti,” kunci pria dengan tiga melati dipundaknya itu.*** TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.