GPP MBD Desak Pemkab MBD Bahas Anggaran Penanganan Covid-19

Kabar Daerah News

KABARTERKINI.NEWS– Gerakan Pemuda-Pemudi Maluku Barat Daya (MBD) meminta kepada pemerintah kabupaten (Pemkab) untuk secepatnya membahas anggaran untuk mengantisipasi penyebarannya Covid-19.

Permintaan bersifat desakan itu dilayangkan langsung oleh PJS ketum GPP MBD Wilson Markus kepada Bupati MBD, Benyamin Thomas Noach, Senin (20/04).

Wilson  menegaskan,  organisasi GPP MBD mendesak pemerintah daerah dalam hal ini Bupati untuk secepatnya bersama-sama dengan DPRD, Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera melakukan pembahasan Relokasi anggaran untuk mengantisipasi penyebarannya Covid-19 di daerah tersebut.

“Waktu lalu, dalam keterangan pers yang disampaikan oleh Bupati Sabtu 4 April Lalu Mengatakan bahwa kita Pemerintah daerah akan siapkan anggaran kurang lebih 15 miliar untuk mengantisipasi penyebarannya Covid-19 namun keterangan yang disampaikan oleh Bupati MBD itu sampai dengan saat ini belum juga ada tanda-tanda. Sehingga kami organisasi GPP MBD mendesak agar secepatnya untuk melakukan pembahasan,” papar Wilson.

Dia mengendus, jangan sampai sudah ada yang terpapar baru ada gerakan. Hal ini dapat mengacam keselamatan warga asayarakat MBD.

Untuk itu, secepatnya melakukan pembahasan. Jangan sampai terkesan ada yang terjangkit dulu baru mulai bergerak. Sudah tentu bisa merengut nyawa banyak orang.  Kita harus mengambil contoh dari kabupaten-kabupaten lain karena hampir setiap saat ketua Tim Gugus membagikan alat APD (Masker) maupun sembako kepada masyarakat.

“Selama ini di MBD Pemerintah daerah maupun Tim Gugus hanya berdiam diri dan tidak pernah memikirkan kepentingan kehidupan masyarakat yang ada di kabupaten ini,” akuinya.

Maka lanjut Wilson, organisasi GPP MBD mendesak pemerintah daerah untuk secepatnya membahas Relokasi anggaran sehingga secepatnya melakukan pengadaan alat APD untuk para Medis maupun Masker untuk masyarakat.

“Jangan sampai sudah ada yang tertular barulah Pemerintah daerah mengambil langkah maka itu sudah terlambat,” pungkas Wilson.*** Janes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.